Revolusi Cara Ulangan

Setelah melalui beberapa ulangan, saya berhasil mendapatkan ide untuk menulis di blog ini. Ide ini adalah tentang revolusi cara ulangan.

Dewasa ini, ulangan menjadi momok yang menakutkan untuk setiap murid sekolah. Berbagai cara dilakukan untuk menghadapi ulangan. Ada yang belajar dengan giat, berusaha memasukan kaca pembesar ke mata agar mudah mencontek, menulis seluruh isi buku ke dalam kertas kecil (kerpean), hingga memakan buku. Semua ini terjadi karena apa?

Setelah meneliti dengan seksama, saya menemukan penyebab dari masalah ini. Ternyata akar dari semua masalah adalah karena ulangan itu tutup buku! Ya, tutup buku.

Lalu saya melakukan riset untuk mencari penyelesaian dari masalah ini. Dan setelah bertapa selama 7 detik di kamar mandi, saya menemukan solusinya. Ternyata ulangan itu seharusnya boleh buka buku.

Dengan buka buku, semua murid akan berhenti mencoba menyontek, membuat kerpean, dan segala macam bentuk kecurangan lainnya.

Mungkin jika saya bisa menjadi Menteri Pendidikan, saya akan mengesahkan metode ulangan seperti ini. Tapi, setelah didiskusikan dengan teman sebangku saya, dia langsung melakukan tarian pemanggil hujan, lalu berteriak bahwa saya sudah gila. Tetapi saya diam saja, dalam hati saya berkata, di masa depan dia akan menangis, berlutut, dan berterima kasih kepada saya, bahwa anaknya kelak akan terbantu dalam mengerjakan ulangan.

Sekian dan sama-sama.

4 pemikiran pada “Revolusi Cara Ulangan

  1. koplak lu gung :ngakaks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s