Minggu Melelahkan (Mengesalkan)

Hari ini aku merasa ngantuk yang teramat sangat. Semua ini disponsori oleh bangun pagi (biasanya jadi kebo kalau hari Minggu). Ya, hari ini aku harus bangun pagi. Kenapa? Karena hari ini ada remedial Penjaskes, dan aku harus ikut remedial itu.

Semua ini terjadi karena di Jum’at lalu, saat ujian praktek Penjaskes, aku mengalami kegagalan total. Jadi mau tidak mau aku harus mengulang.

Aku ke sekolah di antar tukang ojek langganan yang gak pernah mau dikasih bayaran. Kenapa? Ya iyalah, kan dia kakakku sendiri. Udah mirip aja dia ama tukang ojek.

Sesampainya di laut, kukabarkan semuanya, pada karang pada ombak pada matahari~. Tetapi semua diam, tetapi semua bisu, tinggalah ku sendiri, terpaku menatap langit.

Anggaplah paragraf sebelumnya itu backsound. Sesampainya di sekolah, aku dipanggil untuk remedial Voli. Dan kalian harus tahu, aku gagal lagi! Setelah mengulang sekali lagi, akhirnya berhasil.

Skip langsung aja ke siang hari. Aku sedang berguling-guling di tempat tidur, sambil nonton berita bola. Ya, acara yang aku tonton di TV akhir-akhir ini paling berita, berita olahraga, semacam wisata kuliner, dan kartun. Aku malas sekali kalau ada TV yang menayangkan sinetron. Apalagi sinetron yang bertahun-tahun gak tamat dan ceritanya mulai ngaco semacam Putra yang Ditikar.

Lagi asik-asiknya nonton, temanku sms “Gung, aku di depan komplekmu. Ke sini.” Ini orang gak tau apa aku lagi nyantai.

Dengan malas-malasan aku ambil sepeda butut yang rantainya suka berkhianat. Sesampainya di depan, dia bilang minta temani ke warnet. Halah.

Yaudah langsung aja. Sampai di warnet, ternyata kalian tahu apa yang dimintanya? Dia minta dibikinkan akun fesbuk! Astaghfirullah. Yaudah aku bikin trus pulang. Jalanan gersang nan jauh harus kutempuh dan akhirnya kutemukan oase yang melepas segala dahaga. Dan itu adalah rumahku sendiri. Akhirnya santai.

Baru sebentar santai, aku ingat sesuatu. Besok Try Out! Sepertinya Tuhan tidak mengizinkanku santai 😦

3 pemikiran pada “Minggu Melelahkan (Mengesalkan)

  1. Saya turut prihatin *dengan backsound Indonesia Raya*

  2. “Perang Diponegoro tidak akan terulang di tahun 2012. Apa artinya? Yang lalu tidak akan terulang lagi. Biarkan menjadi sejarah. jadi TIDAK ADA REMEDIAL.” ~Guru Olahraga SMAN 12 Bandung.

    *sedangkan saya cukup dengan buruh hadir 7,0.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s