Penyair Bisu

Disini aku duduk
Di pojok dunia
Tempat ku bersajak
Merangkai untaian kata

Bukan sajak yang indah
Bukan pula mahakarya
Hanya kata yang bercerita
Mengalunkan kehidupan

Bukan aku seorang juara
Tidaklah pantas untuk jumawa
Memegang piala
Hanyalah cita-cita

Detik menit dan jam
Waktu melekati hidupku
Dunia memang kejam
Meninggalkanku di kehampaan

Aku memang bisu
Tapi syairku tetap lantang
Aku tak mampu berkata
Hanyalah mencoba

Melodi detak jantung
Desiran air pantai
Hembusan angin laut
Mengalun lembut menyejukkan jiwa

Di situ sajakku lahir
Sajak yang biasa
Tanpa ada suara
Sajak penyair bisu

5 pemikiran pada “Penyair Bisu

  1. kerenn 😀

    agung: thanks one

  2. Keren mamet bro.

    agung: thanks ya

  3. hoi gung! eh, ini templetnya default banget ya?
    coba deh ganti, kan lumayan gung. misalanya pake chocho, itu kayanya cocok buat kamu gung. simpel, tapi enak dipandang.
    Buat posting puisi kaya gini juga keren.
    cuma ngasih saran doang sih 🙂

    agung: hoi geng, hoi juga gang ging dan gong, mari kita hoi-hoian, OK go, saran ditampung

  4. bagus puisi’a nih..hebat..

    agung: makasih ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s