Mimpi

Sahabatku sudah pergi
Derap kaki tak bersisa
Sunyi senyap yang tersisa
Aku termangu di malam pekat

Langit kini tak berbintang
Rembulan memalingkan muka
Tak ada yang mau menatapku
Aku pandangi langit

Langit hitam
Masih setia menaungiku
Sahabat malamku
Sahabat setiaku

Aku salah
kupikir punya sahabat
Ternyata hanya sang penipu
Bermuka dua berhati batu

Langitku
Temani aku
Aku sendiri
Jangan kau tinggal

Ingin berlari
Namun tak punya arah
Aku siapa?
Aku di mana?

Saat fajar menyingsing
Aku terbangun
Merenung dan tersadar
Masih ada cita-cita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s