Perpisahan (Puisi)

Marah, sedih, tangis, tawa
Tersisa di malam temaram
Hati yang berduka
Merasa hal yang pilu

Melangkah walau tak mau
Terseret ikatan nasib
Jadi korban roda hidup
Jadi sang pesakitan

Jam terasa cepat
Detik tak terkejar
Debu mulai dihapus
Ingat akan masa lalu

Akulah yang mengayuh
Ikhlaskanlah
wahai hatiku
hatiku yang rapuh

Kawan
aku pergi
Bukan kau
Akulah yang mengendarai perpisahan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s